ya.. beberapa hari yang lalu seseorang menanyakan ke saya pendapat tentang makassar yang menjadi kota ruko.
sebagai mahasiswa perencana kota saya menjawab, sebenarnya tidak ada yang salah dengan ruko, tetapi apa yang terjadi di makassar selain tata letaknya yang semrawut atau tak beraturan sehingga menyebabkan keindahan kota tak indah. Ruko-ruko di makassar sepertinya tidak memiliki lahan parkir yang memadai untuk pengunjungnya. Akhirnya badan jalanpun dialihkan sebagai tempat parkir. Dampaknya? Macet dimana-mana terjadi.
Menurut saya permasalahan kota makassar saat ini yang harus terselesaikan ialah kemacetan (itupun jika ingin menjadi kota dunia). Banyak hal yang menyebabkan kemacetan terjadi, supply jaringan jalan yang tidak seimbang dengann penambahan jumlah kendaraan. tidak hanya itu kendaraan pribadi lebih mendominasi dibanding kendaraan umum karena kondisi kendaraan umum yang tidak aman dan nyaman. Termasuk keberadaan ruko yang tidak memiliki lahan parkir di makassar. Akibatnya yang terjadi ialah pemborosan BBM sebesar 20%.
Salah satu kota maju di Brasil, Curitiba transportasi umum-nya digunakan oleh 2/3 penduduk yang di dominasi oleh Bus Kota. Makassar juga sudah seharusnya memiliki transportasi umum yang aman dan nyaman sebagai solusi kemacetan kota.
Jadi jangan pernah bermimpi Makassar jadi kota dunia jika permasalahn kemacetanpun belum bisa di atasi.
kota maju ialah kota yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.
- 06.37 Pagi


0 komentar:
Posting Komentar